Indera News
Identifikasi, Explorasi & Rasional

- Advertisement -

Polda Babel Bersama PWNU Babel Lakukan Upaya Memutuskan Rantai Penyebaran Covid-19

0 36

INDERANEWS, Bangka Belitung, – Polda Kep. Babel bersama PWNU Babel membagikan masker dan Handsanitizer kepada sejumlah pedagang di Pasar Air Itam. Setidaknya ada 1000 helai masker dan 50 liter handsanitizer yang dibagikan kepada masyarakat yang melintas maupun pedagang di pasar Air Itam, Jumat, 17 April 2020.

Pembagian Masker dari Polda Kep. Babel

Ketua PWNU Bangka Belitung, Kiyai Haji A. Ja’far Siddiq mengatakan, penanganan pandemi corona yang saat ini semakin mewabah, perlu kesadaran masyarakat untuk meningkatkan proteksi diri.

Ketua PBNU Babel bagikan masker kepada Anak-Anak sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19

Kiyai Haji A. Ja’far Siddiq mengatakan, pendistribusian APD ini bekerja sama dengan kepolisian Polda Bangka Belitung. Selain masker dan handsanitizer, juga membagikan 5 hazmat kepada tenaga medis di RSUD Depati Hamzah yang nantinya akan dibagikan secara berkala di rumah sakit yang ada di Bangka Belitung.

APD ini juga disebarkan per kabupaten sebanyak 1000 masker dan juga hand sanitizer, yang nantinya pengurus kecamatan yang membagikannya.

Banser terjun langsung ke lapangan guna pencegahan Covid-19

“Hari ini memulai ikut andil akan menyebarkan juga ke kabupaten hingga kecamatan–kecamatan. Ini ikhtiar kita melawan penyebaran virus corona. Tidak bisa dengan sendirinya virus itu hilang, perlu kesadaran kita bersama. Memang kematian itu takdir Allah, tapi jangan sampai mati konyol karena tidak berikhtiar,” jelas Kiyai Haji A. Ja’far Siddiq.

Pemerintah, organisasi masyarakat dan seluruh komponen harus saling bahu membahu menghentikan penyebaran virus corona atau Covid–19 ini.

Kiyai Haji A. Ja’far Siddiq menegaskan tanggung jawab ini harus dilakukan bersama dan yang paling penting masyarakat harus mawas diri dalam kondisi darurat ini.

Sementara itu Wakapolda Bangka Belitung, Kombes Pol Umar Dani, menambahkan, perang terhadap wabah corona ini tidak bisa hanya dilakukan satu instansi saja, melainkan kepedulian nyata dari semua elemen.

Sebisa mungkin mengerahkan kemampuan yang dimiliki untuk penanganan pandemi, termasuk kepedulian PWNU membagikan APD kepada masyarakat.

“Saat ini langkah yang utama yakni melakukan preventif dan edukasi. Memberi pemahaman maupun sosialisasi ke masyarakat, masih ada yang belum menyadari dan mematuhi aturan, padahal sudah ada maklumat Kapolri maupun fatwa MUI. Pemerintah sudah bergerak, tinggal masyarakat yang harus menyadari bahaya ini,” jelas Wakapolda.

Polri tidak pernah bosan memberi edukasi dan pemahaman kepada masyarakat untuk percepatan penanggulangan bencana non alam ini. Bahkan, aparat kepolisian sudah diturunkan untuk pengawasan langsung kepada ODP (orang dalam pemantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan) yang menjalankan isolasi mandiri di rumah.

Wakapolda berharap dengan adanya sinergi Polri dan instansi lain dapat membantu percepatan penanganan pandemi ini. Begitu pun dengan masyarakat, semakin sadar untuk memproteksi diri dan tetap berada di rumah, agar mata rantai penyebaran virus ini dapat diputus. (Abi Wardana)
Sumber humas Polda Babel

Leave A Reply

Your email address will not be published.